Tuesday, 29 August 2017

Ini Dia Daftar Ekstensi File yang Dapat Menjadi Malware

Mungkin Anda mengetahui jika file dengan ekstensi .EXE merupakan file jenis program yang dapat berupa malware. Itulah sebabnya jika Anda menemukan file dengan ektensi .EXE dan tidak Anda kenali maka Anda akan curiga dengan file tersebut. Namun, ternyata ada banyak lagi ekstensi file yang dapat digunakan sebagai program. Apa saja?

Tidak hanya .EXE yang merupakan file jenis program, file berjenis script atau yang berisi kode seperti HTML pun sebenarnya dapat menjadi malware atau media penyebaran malware.

Ini Dia Daftar Ekstensi File yang Dapat Menjadi Malware
Sumber:pixabay.com
Apabila Anda ingat virus Ramnit yang menginfeksi file program, ternyata Ramnit juga menginfeksi file HTML dan menaruh kode untuk memanggil dirinya. Objek yang dipanggil ditaruh di dalam kode HTML sebagai kode heksa. Jadi kode tersebut diubah menjadi file barulah dieksekusi. Jadi, file script pun dapat menjadi malware. Bahayanya, ada beberapa jenis file script yang dapat menjadi malware, misalnya yang terkenal yaitu .VBS atau Visual Basic Script.

Secara umum, daftar berikut ekstensi yang sering dipakai oleh malware:

EXE, BAT, SCR, CMD, COM, PIF, BS, VBS, JS, JSE, HTA, LNK, CHM, CPL, INF, WSF, PS.


Sedangkan secara khusus, ekstensi seperti yang dipakai oleh file dokumen Word yaitu .DOC pun dapat menjadi malware atau lebih dikenal dengan nama virus makro. Hanya saja daftar ektensi di atas sudah pasti harus Anda hindari terutama jika file sebagai attachment pada email.

Jadi, untuk mewaspadai malware memang hal termudah yaitu melihat ekstensinya. Apabila Anda menemukan file .LNK dengan ukuran 1 KB yaitu file shortcurt pada attachment email dan Anda tidak meyakininya sebagai malware karena ukurannya yang kecil, maka kemungkinan besar file tersebut hanya berperan untuk men-download file malware lain yang berukuran lebih besar.

Suatu file malware mungkin tidak bisa ditentukan berdasarkan ekstensi file, namun dengan mengetahui ekstensi file yang berbahaya maka penyebaran malware akan dapat diminimalisasi.

No comments:

Post a Comment