Friday, 10 November 2017

Tips Mengamankan Database dari Kejahatan Cyber

Database merupakan informasi yang menyimpan aset berharga termasuk data pribadi. Pengamanan database merupakan suatu hal yang vital apalagi jika database ditaruh di cloud atau layanan third party. Hal ini bertujuan agar database tidak dicuri atau bocor ke publik.

Tips Mengamankan Database dari Kejahatan Cyber
Sumbe:pixabay.com
Berikut langkah untuk mengamankan database dengan mudah:

1. Batasi akses kontrol ke database
Pastikan hanya pengguna tertentu yang dapat mengakses infomasi sensitif termasuk pembatasan penggunaan procedure untuk melakukan query ke informasi sensitif. Matikan service atau procedure yang tidak digunakan agar tidak dimanfaatkan oleh hacker. Apabila memungkinkan, hindari menaruh database di server yang terkoneksi dengan Internet secara langsung sehingga tidak mudah diserang secara remote.

2. Enkripsi
Ketika ada informasi sensitif dan pribadi di dalam database maka pastikan informasi tersebut dalam keadaan terenkripsi. Apabila suatu server berhasil dijebol oleh hacker maka informasi berharga yang pertama kali dicuri adalah database.

3. Data masking
Ketika database digunakan dalam fase pengujian atau non-productive maka seringkali duplikat dari database asli digunakan. Permasalahannya, seringkali  kontrol di fase ini tidak seketat ketika dalam fase implementasi. Data masking atau anonymization merupakan proses yang memodifikasi data tanpa mengubah struktur sehingga informasi yang ditampilkan tidak bersifat asli.

4. Monitor aktifitas
Pantau setiap aktifitas atau transaksi tentang data apa yang dimodifikasi, kapan, bagaimana dan oleh siapa? Aktifitas yang mencurigakan dan kebocoran data akan dapat dideteksi dengan mudah jika semua log tidak luput dari perhatian.

No comments:

Post a comment