Thursday, 30 August 2018

Hindari Situs Berbahaya dengan Etika BerInternet

Menggunakan Internet merupakan aktifitas umum yang menjadi rutinitas bagi siapa saja. Dengan mempelajari bagaimana menggunakan Internet dengan aman merupakan hal yang penting terutama bagi pengguna baru Internet atau yang memang kurang paham mengenai sisi lain dari Internet seperti kejahatan cyber yang dapat mencuri data, uang bahkan identitas Anda.

Bagaimana cara menggunakan Internet dengan aman?

Sumber:pixabay.com
1. Jangan klik link mencurigakan
Cara mudah bagi hacker untuk menjebak Anda yaitu dengan mengirim link berbahaya melalui email, media sosial atau aplikasi kirim pesan. Apabila Anda mengklik link tersebut maka Anda akan dikirim ke suatu situs yang mirip dengan situs asli. Umumnya, situs palsu ini didesain untuk mencuri data akun seperti username dan password.

Ketika Anda menerima email dimana isinya juga terdapat link untuk unsubsribed padahal Anda tidak pernah berlanggan pada situs tersebut sebelumnya, hindari mengklik link ini karena email Anda akan tercatat sebagai email aktif dan semakin banyak email yang masuk ke Inbox Anda.

2. Jangan kunjungi situs ilegal
Dengan mengunjungi situs porno, penyedia crack atau situs ilegal lainnya maka potensi Anda terkena ancaman cyber seperti malware akan semakin tinggi. Skenario umum yang dapat terjadi adalah seseorang mencari di Google dengan kata kunci yang berbau pornografi misalnya "video porno Indonesia". Mayoritas situs yang muncul pada hasil pencarian ini akan menampilkan iklan yang membuka link lain dengan resiko keamanan baru, mencuri pulsa kartu operator Anda dengan pendaftaran SMS premium secara otomatis hingga menjebak Anda untuk menginstall malware yang berkedok sebagai Flash Player untuk menampilkan video di situs ang dikunjungi.

3. Periksa HTTPS
Apabila Anda ingin bertransaksi secara online, pastikan alamat situs dimulai dengan HTTPS barulah Anda periksa mengenai keabsahan dari situs tersebut seperti potensi tertipu ketika melakukan penjualan atau pembelian. Ingat, bisa jadi situs yang biasanya dimulai dengan HTTPS pun dapat berubah menjadi HTTP dimana ini merupakan indikasi permasalah keamanan. Stop untuk melakukan login atau transaksi ketika alamat situs dimulai dengan HTTP.

4. Gunakan aplikasi keamanan
Meskipun tidak menjamin 99% dapat memblok situs berbahaya, namun aplikasi keamanan yang memiliki fitur memblok situs berbahaya dapat membantu Anda dapat menghindari jebakan di Internet. Justru insting Anda yang harus bermain untuk menghindari ancaman cyber dan jadikan aplikasi keamanan sebagai pelindung cadangan saja.

No comments:

Post a comment